SERANG — Aktivitas di kawasan Jalan Raya depan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 4 Kota Serang kembali dikeluhkan oleh para pengguna jalan. Pasalnya, banyaknya kendaraan roda empat atau mobil milik pengantar dan penjemput siswa yang parkir sembarangan di badan jalan kerap memicu kemacetan parah di jalur tersebut.

Berdasarkan pemantauan di lokasi, kemacetan ini paling sering terjadi pada dua waktu utama, yakni saat jam masuk sekolah di pagi hari serta jam kepulangan siswa pada siang hingga sore hari. Sejumlah mobil tampak berbaris memakan sebagian badan jalan umum, sehingga menyisakan ruang yang sangat sempit bagi kendaraan lain yang melintas dari kedua arah.
Kondisi ini praktis membuat arus lalu lintas menjadi tersendat. Kendaraan roda dua maupun roda empat terpaksa harus memperlambat laju atau bergantian jalan secara hati-hati untuk menghindari senggolan.
Dikeluhkan Pengguna Jalan dan Warga Sekitar
Salah seorang pengendara motor yang setiap hari melintasi kawasan tersebut, Rian (28), mengaku resah dengan maraknya parkir liar di depan SMAN 4 Kota Serang. Menurutnya, bahu jalan yang seharusnya difungsikan untuk kelancaran arus lalu lintas justru beralih fungsi menjadi lahan parkir sementara.
“Sangat mengganggu pengendara lain, terutama saat jam-jam pulang sekolah. Mobil-mobil parkir memakan badan jalan, kadang sampai dua baris. Jalur ini kan jalur umum yang cukup sibuk, jadi kalau terhalang begitu, antrean kendaraan bisa mengular cukup panjang,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh warga sekitar yang mengharapkan adanya solusi konkret dari pihak sekolah maupun instansi terkait. Warga khawatir, jika dibiarkan terus-menerus, kondisi semrawut ini tidak hanya memicu kemacetan kronis, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi para pejalan kaki atau siswa yang menyeberang jalan.