My WordPress Blog

Abaikan Standar Keselamatan, Para Pekerja Proyek Pembangunan Sekolah Dasar Negeri Pamarican 2 Tertangkap Kamera Tanpa Alat Pelindung

SERANG – Proyek pembangunan gedung sekolah dasar negeri Pamarican 2 ditemukan temuan di lapangan yang mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Berdasarkan pantauan langsung di lokasi proyek pada Selasa (18/08/2026), terlihat orang pekerja bangunan nekat beraktivitas di area konstruksi yang berisiko tinggi tanpa mengenakan baju dan tanpa alat pelindung kepala (helm keselamatan).

Padahal, aturan mengenai K3 konstruksi telah diatur secara ketat dalam undang-undang untuk melindungi para pekerja dari potensi kecelakaan fatal di area kerja.

Mengabaikan Risiko Kecelakaan Konstruksi

Tanpa menggunakan helm pelindung (safety helmet), para pekerja tersebut tampak sibuk merakit material bangunan dan melakukan pengecoran. Padahal, risiko kejatuhan material dari ketinggian, seperti batu bata, adukan semen, maupun perkakas tukang, sangat mengancam keselamatan jiwa mereka sewaktu-waktu.

Selain helm, ketiadaan pakaian pelindung juga membuat kulit pekerja terpapar langsung oleh terik matahari yang menyengat serta risiko terkena percikan bahan bangunan berbahaya seperti semen atau serpihan besi tajam.

“Seharusnya pihak pemborong atau pengawas proyek lebih tegas menerapkan aturan K3. Keselamatan itu nomor satu, jangan sampai ada korban jiwa baru disesali belakangan,” ujar salah satu warga sekitar yang melintas di dekat lokasi proyek.

Lemahnya Pengawasan Kontraktor

Kondisi ini memunculkan sorotan tajam terhadap pengawasan internal kontraktor pelaksana pembangunan sekolah dasar negeri Pamerican 2. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm safety, rompi, sepatu proyek, dan pakaian kerja yang layak merupakan standar wajib yang harus disediakan oleh perusahaan konstruksi kepada setiap pekerjanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengawas maupun penanggung jawab proyek pembangunan sekolah dasar negeri Pamerican 2 belum memberikan keterangan resmi terkait kelalaian penerapan standar K3 di lapangan.

Masyarakat dan pihak berwenang diimbau untuk segera menegur dan menertibkan manajemen proyek agar insiden pembiaran terhadap keselamatan kerja ini tidak berulang demi mencegah jatuhnya korban kecelakaan kerja di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *